BRAMAKHA.COM
Info Gunung dan Wisata

2 Jalur Pendakian Gunung Kerinci

Ada 2 jalur pendakian Gunung Kerinci sebelum kamu melakukan pendakian

0 182
jalur pendakian kerinci
Sumber gambar : mountainkerinci (instagram)

Gunung kerinci memiliki 2 jalur pendakian antara lain :

Gunung Kerinci yang letaknya berada di Pegunungan Bukit Barisan ini, masuk kedalam kawasan Taman Nasional Kerinci Seblat ( TNKS ), yang merupakan habitat Harimau sumatera serta Badak Sumatera.

Dengan memiliki ketinggian 3.805 mdpl menjadikan Gunung Kerinci sebagai gunung berapi tertinggi di asia Tenggara, serta menjadikan Gunung kerinci masuk kedalam deretan 7 Summit Indonesia.

Gunung Kerinci yang berada di Desa Kersik Tuo, Kecamatan Kayu Aro, Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi, Indonesia.

Gunung Api yang bertipe stratovolcano ini memiliki kawah seluas 400 x 120 meter, mempunyai kedalaman kawah sekitar 600 meter yang saat ini masih aktif.

Jalur Pendakian Via Kersik Tuo

Jalur pendakian Pos Rimba
Sumber gambar : tasorimatsu (instagram)

Jalur Pendakian melalui jalur ini merupakan jalur resmi yang sangat popular dikalangan para pendaki, karena jalur ini dinilai lebih mudah dari pada harus melewati jalur pendakian melalui Solok.

Transportasi menuju Basecamp Kersik Tuo, Dari Jakarta naik pesawat dengan tujuan Bandara Sultan Thaha Jambi.

Dilanjutkan dengan menggunakan pesawat tujuan Thaha – Sungai Penuh ( Susi air, Wings air ) di Bandara Depati Parbo.

Dilanjutkan naik ojek ke pintu Rimba, atau naik angkot tujuan Kayu Aro, turun di Basecamp Desa Kersik Tuo.

Apabila menggunakan transportasi darat, dari Jakarta naik dari Terminal Kalideres, naik bus jurusan Padang / Bukit tinggi / Medan via jalur Tengah turun di Bangko,.

Dilanjutkan menaiki bus atau travel menuju Sungai Penuh, turun di terminal Sungai Penuh, lanjut naik ojek ke Basecamp atau pintu Rimba.

Dari Surabaya naik pesawat menuju Bandara Minangkabau Padang, dilanjutkan naik bus atau travel menuju Sungai Penuh, turun di Desa Kersik Tuo dilanjutkan Pick up ke Pintu Rimba.

Sesampainya di Basecamp yang buka selama 24 jam, para pendaki bisa istirahat maupun bisa langsung mencari Guide dan porter biaya yang dikenakan rata–rata Rp. 200.000 –  Rp. 250.000 / hari.

Apabila tidak mau menginap di Basecamp, pendaki bisa beristirahat di penginapan di sekitaran perkebunan teh.

Pendakian Gunung Kerinci : Basecamp – Pintu Rimba

kebun teh kayu Aro
sumber gambar : cintakerinci58 (instagram)

Menuju pos perijinan, pendaki bisa naik ojek atau Pick up yang tersedia di Basecamp, dengan biaya rata – rata Rp. 15.000.

Pikc up yang melintasi perkebunan teh Kayo Aro, perkebunan teh ini merupakan perkebunan teh terluas di dunia, menuju pos registrasi ( R10 ).

Setelah melakukan Registasi perjalanan dilanjutkan ke pintu Rimba. Turun dari Pick up jalur pendakian berupa kebun teh yang berjarak 500 meter dengan kondisi jalan berupa macadam.

Hingga masuk hutan, sebuah gapura, dan banguan bekas kamar mandi tua akan menjadi awal pendakian

Pintu Rimba – Pos 1

Memasuki pintu rimba jalur berupa tanah padat, sempit dan landai, awal jalur ini merupakan jalur pengumpulan tenaga, sebelum pendakian yang sebenarnya di mulai.

Jalur pendakian Kerinci
Sumber Gambar : kerinci_hiking ( instagram )

Pos 1 – Bangku Panjang, yang berada di ketinggian 1.890 mdpl, berupa tanah lapang dengan dudukan batu panjang dan shelter yang cocok untuk istirahat para pendaki walaupun hanya sejenak.

Pos 1 – Pos 2

Beranjak dari pos 1, jalur pendakian masih landai namun lama kelamaan jalanan mulai menanjak.

Jalur pendakian Gunung Kerinci
Sumber gambar : andrea.gorie (instagram)

Apabila Hujan turun sepanjang jalur menjadi becek seperti sawah yang habis dibajak, dimana sepatu boot akan lebih bermanfaat dari pada sepatu gunung.

Pos 2 – Batu Lumut yang berada di ketinggian 2.010 mdpl, berupa tanah datar tanpa gubuk, beristirahatlah dengan benar–benar sejenak, karena di pos area 1dan 2 sampai dengan Pos 3 masih sering dilalui oleh Harimau Sumatera.

pos Batu Lumur Kerinci
sumber gambar : dafit.outdor (instagram)

Pos 2 – Pos 3

Melanjutkan perjalanan menuju pos 3, jalur pendakian mulai didominasi oleh akar–akar pohon sampai pos 3.

Jalur pendakian Gunung Kerinci
Sumber Gambar : adeyudha_wa (instagram)

Pos 3 Pondok Panorama, yang berada di ketinggian 2.225 mdpl, tempat lapang namun tidak begitu luas, yang hanya mampu muat 1 tenda namun terdapat sumber air, dan disarankan untuk tidak camp di sepanjang jalur pos 1 hingga sampai pos 3.

Pos 3 – Shelter 1

Dari pos 3 jalur pendakian Gunung Kerinci sebenarnya mulai terasa, jalur yang berupa tanah padat yang didominasi oleh akar–akaran pohon dan lebih menanjak dari sebelumnya.

Jalur ini akan berakhir di shelter 1. Shelter 1 yang berada di ketinggian 2.505 mdpl, adalah tempat yang aman untuk mendirikan tenda.

Tempat ini merupakan tempat terbuka yang cukup untuk 15  tenda yang masing–masing tenda bisa berisi 4 orang. Dan dari sini sudah bisa nampak Lereng Gunung Kerinci yang gagah menjulang.

Shelter 1 – Shelter 2

shelter 1 Kerinci
Sumber gambar : atap sumatera ( instagram )

Jalur pendakian kembali seperti diawal, berupa tanah padat yang didominasi akar – akar pohon.

Jalur Shelter 1 menuju Shelter 2 merupakan jalur terpanjang diantara jalur lainnya, sehingga membutuhkan banyak tenaga untuk mendakinya.

Sebelum sesampainya di Shelter 2, ada sebuah pos bayangan berupa tempat datar terbuka.

Disini angin khas pegunungan mulai terasa kencang, selepas pos bayangan perjalanan pendakian terus berlanjut yang jalurnya kembali menanjak, sehingga sesekali di perlukan teknik memanjat untuk bisa melaluinya.

Shelter 2 berada di ketinggian 3.056 mdpl, terdapat shelter dan lahan camp disekitarnya.

Area dishelter ini tidak terlalu luas, namun cukup rata dan ditempat ini pula terdapat sumber mata air, meskipun lahan yang ada tidak begitu luas namun ada beberapa tempat bisa untuk mendirikan tenda.

Shelter 2 – Shelter 3

shelter 2 kerinci
sumber gambar : shelter2 kerinci ( instagram )

Tariklah nafas dalam–dalam saat melihat jalur yang akan dilewati menuju ke Shelter 3. Bisa dikatakan ini merupakan jalur yang paling menyiksa di jalur pendakian Gunung Kerinci.

Hanya ada 2 pilihan bagi para pendaki yaitu turun atau meneruskan perjalanan dan tidak ada jawaban lain.

Karena trek yang dilalui langsung menanjak curam tanpa ampun, yang didominasi oleh akar–akar pohon dan tanah yang tinggi.

Hingga menemukan terowongan akar yang harus dilewati, memanjat, melipir, merayap, merangkak, serta tarik menarik menjadi hal yang wajib dilakukan sepanjang jalur yang menuju ke Shelter 3.

Jalur Pendakian Kresik tuo
Sumber gambar patitetraveller21 ( instagram )

Jadi pandai–pandai lah memilih jalur untuk menuju ke Shelter 3. Jalur yang akan dilewati bisa di pilih oleh para pendaki, mulai dari melipir tipis melewati sisi–sisi jalur air.

Atau melewati jalur air yang ujungnya harus memanjat untuk bisa naik, akar–akar pohon dan saling bekerja sama antar anggota tim, agar dapat membantu melewati trek yang paling epik di sepanjang jalur pendakian ini.

Shelter 3 yang berada diketinggian 3.291 mdpl, dekat dengan batas vegetasi, yang merupakan area terbuka dengan sebuah Shelter.

Terdapat sumber mata air di shelter 3, dan di tempat ini merupakan lokasi camp terakhir sekaligus tempat paling luas di sepanjang jalur pendakian gunung Kerinci.

shelter 3 kerinci
Sumber Gambar : rucimaharsari ( insatgram )

Di shelter 3 kita juga bisa melihat pemandangan indah dari Gunung 7, Kota Padang, Jambi, dan perbukitan di sekeliling Gunung Kerinci, serta puncak Kerinci juga terlihat jelas, sekaligus mempermudah para pendaki untuk mempredeksi cuaca di Puncak Kerinci yang kadang badai dan berkabut.

Shelter 3 – Tugu Yudha

tugu yudha Kerinci
sumber gambar : gunung.id ( instagram )

Selepas Shelter 3, Trek pendakian beralih ke area cadas berbatu terjal, setelah melewati batas vegetasi, trek yang terus berbatu dan berkerikil yang sangat menguras tenaga. Di area ini angin sudah berhembus kencang.

Tugu yudha merupakan tanda area cadas  datar dan cukup luas sehingga cocok untuk tempat istirahat terakhir sebelum lanjut ke puncak Kerinci.

Disini sudah ada tanda atau rambu yang berupa pipa besi di cat warna merah dan kuning di sepanjang jalur untuk mencegah para pendaki tersesat terutama pada kondisi berkabut.

Tugu Yudha – Puncak Kerinci

trek tugu yudha
sumber gambar : die_qie88 (instagram)

Dari sini ( Tugu Yudha ) tanjakan yang curam sudah ada di depan mata, yang merupakan tanjakan berbatu terakhir yang harus dilalui sebelum mencapai Puncak gunung Kerinci.

Dari Puncak Gunung Kerinci, tampak pemandangan dari Kota padang, Jambi, Bengkulu, Gunung 7 dan Samudra Hindia.

puncak kerinci
sumber gambar : kerincisungaipenuh_raun (insatagram)

Pusat Informasi Gunung Kerinci dari Jalur Kersik Tuo

Alamat Basecamp  : Jalan raya Kersik Tuo – Padang, Rt. 07 / DSN 03, Kersik Tuo, Kayu Aro, Kabupaten Kerinci, Jambi

Nomor kontak Basecamp  : 0822 – 7839 – 2005

Simaksi : Rp.5000,-/hari /orang ( normal 3hari )

Jalur pendakian via solok selatan

Pintu Masuk kerinci via Solok Selatan
sumber gambar : fredi_sableng212 (instagram)

Jalur pendakian gunung Kerinci masih dalam perdebatan mengingat Jalur yang dilewati yang bisa membahayakan para pendaki karena medan yang sangat terjal.

Serta waktu tempuh yang dirasa lebih lama dari pada lewat jalur via Kersik Tuo Karena pendaki harus berjalan memutar dahulu untuk bisa mencapai Tugu Yudha.

Selain itu pula Jalur Via solok juga melewati kawasan yang menjadi Habitat Kura – kura di kawatirkan apabila pendaki melewati jalur ini bisa merusak kelangsungan ekosistem alam yang disana.

Jadi belum banyak informasi tentang jalur pendakian Gunung Kerinci yang melalui Jalur Solok.

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.

×