BRAMAKHA.COM
Info Gunung dan Wisata

6 Cerita Misteri Gunung Gede Pangrango

6 Kisah Misteri Gunung Gede Pangrango Yang Perlu Kamu Ketahui

0 215
Gunung Gede Pangrango
Sumber Gambar : fhmilham06 (instagram)

Puncak Gunung Gede merupakan gunung favorit bagi para pandaki, selain panorama alam yang indah juga letak yang tidak terlalu jauh dari Jabodetabek, serta jalur pendakian yang relative tidak sulit memudahkan orang untuk mengunjunginya.

Dan bukan rahasia lagi apabila di setiap gunung memiliki cerita maupun kisah misteri yang menyelubungi gunung–gunung di Nusantara, begitu pula dengan kisah misteri terjadi di Gunung Gede Pangrango.

Kisah Misteri Gunung Gede Pangrango Diantaranya :

Sosok Makhluk Bermata Satu

Sekelompok pendaki dari daerah melakukan pendakian ke puncak Gunung Gede, setelah melakukan akifitas pendakian, kelompok pendaki ini kemudian memutuskan untuk turun kembali ke pos.

Sampai ketika, ada salah satu pendaki ini merasakan sakit ingin BAB, disaat baru ingin  BAB ini lah si pendaki melihat sesosok mahkluk aneh bermata satu dan berwarna merah menyala menatap dirinya yang membuat dirinya meninggalkan aktifitas BAB tersebut karena ketakutan.

Jin Hitam

Pada waktu rombongan pendaki dari daerah, yang melakukan pendakian dengan cuaca saat itu hujan ditambah waktu sudah sore, maka diputuskan untuk mendirikan tenda dan menginap di pos Kandang Batu.

Tempat para pendaki mendirikan tenda untuk beristirahat sepertinya ada yang kurang dan tidak beres. Dua orang pendaki dalam rombongan tersebut sempat melihat bayangan yang melintas di sekitar tenda yang mereka dirikan.

Serta mereka juga merasa sedang diawasi oleh sesosok mahkluk yang datangnya dari belakang tenda tepatnya dari dalam hutan.

Di dalam rombongan tersebut ternyata ada salah seorang diantaranya mampu melihat dunia lain atau yang biasa disebut anak Indigo, Anak ini rajin beribadah, pada malam itu, anak ini sedang berjaga di depan tenda sambil bersila dengan tak henti–hentinya membaca Kitab Suci.

Namun kemudian si anak ini tiba–tiba diam tak bersuara, hanya suara serangga hutan saja yang terdengar menemani para pendaki.

Pada saat disentuh oleh temannya, si anak ini kemudian roboh ke tanah, si anak ini kemudian di bawa masuk ke dalam pos karena takut terjadi apa yang tidak diharapkan, setelah didalam pos anak ini menyeringai dan sempat berkata “ kalian jangan macam-macam, disini adalah tempatku “ setelah berkata demikian anak ini pingsan.

Setelah sadar dan kelompok pendaki ini pulang, barulah si anak ini bercerita bahwa mereka sudah di ikuti Jin bersosok hitam tinggi besar.

Ketika para pendaki memasak serta makan malam, sosok Jin ini pun berdiri di dekat tungku yang mereka gunakan untuk memasak.

Di Ganggu Penunggu Hutan

Bagi para pendaki yang ingin mendaki harus lah bersih, dalam artian tidak sedang berhalangan terutama bagi para pendaki perempuan.

Apabila masih saja dilakukan, maka bukan tidak mungkin para pendaki akan mengalami hal-hal yang membuat bulu kudu jadi berdiri seperti kisah berikut ini.

Diceritakan ada sekelompok pendaki yang berjumlah 7 orang, 2 diantaranya adalah perempuan, mereka mendaki pada hari Kamis malam jumat.

Disaat sedang mendaki mereka sering sekali di ganggu oleh makhluk penunggu hutan. Selidik punya selidik ternyata 2 orang diantara para pendaki sedang dalam masa datang bulan atau Haids.

Apalagi mereka tetap mendaki meski malam sudah menjelang, disaat sedang istirahat sejenak pun salah satu rombongan pendaki melihat sosok kuntilanak terbang diatas mereka.

Meski takut dengan apa yang dialaminya, namun ia tidak menceritakan kepada teman rombongannya yang lain supaya mereka tidak panik.

Di saat sudah berjalan pendaki ini pun iseng menoleh kesamping, namun yang terjadi malah ia melihat sorot mata merah menyala, yang sedang mengawasi mereka dari dalam semak belukar.

Salah satu teman rombongan pendaki tersebut, yang awalnya jalan paling belakang tiba–tiba bergeser ketengah dengan aura ketakutan.

Dan teman yang digeser ini pun otomatis jadi yang paling belakang, orang yang paling belakang dari rombongan ini mendengar orang sedang ketawa–ketawa dan ada hembusan nafas yang dirasakan dan ia sangat ketakutan.

Setelah sampai pos para pendaki ini buru–buru mendirikan tenda karena merasa ketakutan oleh ulah makhluk penunggu hutan gede.

Bertemu Dengan Kuntilanak di Gunung Gede

Diceritakan ada seorang pendaki sebut saja namanya Idan, Idan ini mendaki bersama teman–temannya, saking tidak sabarnya Idan untuk segera mendaki, akhirnya Idan dan teman – temannya mendaki Ke Puncak Gunung Gede tepat pada pukul 00.00 WIB tepat tengah malam.

Di saat mendaki di tengah perjalanan rombongan Idan bertemu dengan segerombolan babi hutan yang melintas Di Jalur yang sama yang dilintasi Idan Dan Rombongan saat akan menuju ke puncak Gunung Gede.

Disaat babi hutan tersebut sudah lewat, rombongan ini pun melanjutkan pendakian, namun rombongan ini dalam melakukan pendakian banyak yang mengeluh.

Perlu di ingat oleh para pendaki apalagi itu pendaki pemula, di dalam melakukan pendakian sangat dilarang untuk sering mengeluh, apapun itu keluhannya, akibatnya mungkin para pendaki akan menemui hambatan ataupun hal–hal yang diluar nalar.

Contohnya rombongan Idan ini karena ada anggotanya sering mengeluh jalanan yang mereka lalui  seakan berputar berulang kali.

Pada saat menuruni Puncak Gunung Gede, Idan barjalan dengan posisi kepala menunduk bertujuan untuk mengurangi lelah di pundak yang ia rasakan.

Namun pada saat Idan mengangkat mukanya untuk melihat jalan di depan tiba–tiba Idan melihat sesosok kuntilanak terbang melewatinya.

Namun bukan itu saja yang membuat Idan merasa takut, ternyata makhluk astral ini terus mengikuti Idan karena Idan merasa tiba–tiba tas yang dibawanya terasa makin berat.

Padahal Idan tidak banyak membawa barang yang berada didalam tas. Menjelang pos, Kuntilanak tersebut menghilang.

Deru kaki Kuda di Surya kencana

Alun2 Surya Kencana Gunung Gede Pangrango
Sumber Gambar : fikihcikal ( instagram )

Surya kencana yang mempesona, bukan hanya dari indahnya tumbuhan edelweiss saja yang tersebar di lahan seluas kurang lebih 50 hektare ini, namun bagi siapa pun yang melihat, akan merasa takjub oleh keindahannya.

Dibalik keindahannya, Surya Kencana juga memiliki cerita misteri yang tidak kalah menarik untuk dibahas.

Bukan rahasia lagi di antara para pendaki bahwa di Alun–Alun Surya Kencana sering terdengar deru kaki kuda yang sedang berlari.

Namun wujud dari kuda–kuda tersebut tidak pernah kelihatan, dari cerita para pendaki bahwa itu pertanda bahwa Pangeran Surya Kencana datang dengan para pengawalnya.

Selain itu bagi para pendaki tidak boleh kencing sembarangan karena menurut cerita, konon ada seorang pendaki yang kencing di area Alun–Alun Surya Kencana, akibatnya si pendaki tersebut seperti melihat kupu–kupu besar dan seekor serigala yang siap menerkam dirinya.

Maka dari itu mari kita jaga bersama–sama untuk tidak berbuat yang tidak pantas di alam, karena kalau kita menjaga alam kemungkinan kita juga akan dilindungi oleh alam.

Dilarang mengucap In Memoriam

Menurut cerita yang beredar, jika seseorang yang berada dipuncak gunung, terutama di puncak Gunung Gede berkata  “In Memoriam“ konon akan tersesat.

Masih menjadi misteri kenapa kata ini menjadi mistis ditempat ini, apakah mungkin kata ini berkaitan dengan kata kematian sehingga kata ini tidak boleh diucapkan.

Untuk itu para pendaki yang melakukan pendakian hendakya berlaku dengan baik, jangan merusak dan jangan berkata kasar. Agar perjalanan pendakian berjalan aman dan selamat.

Leave A Reply

Your email address will not be published.

×