BRAMAKHA.COM
Info Gunung dan Wisata

Pendakian Gunung Ciremai 3.078 mdpl Via Palutungan

Jalur pendakian Gunung Ciremai

0 164
gunung ciremai yang memukau
sumber gambar : @gunung_ciremai (instagram)

Gunung Ciremai merupakan gunung yang terletak di dua Kabupaten yaitu Kabupaten Kuningan dan Kabupaten Majalengka, Provinsi Jawa Barat.

Gunung Ciremai memiliki ketinggian mencapai sekitar 3.078 meter diatas permukaan laut. Gunung Ciremai memiliki bentuk kerucut serta merupakan gunung tertinggi di Jawa Barat.

Gunung ini berada dalam kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC). Taman Nasional Gunung Ciremai merupakan sebuah hutan konservasi yang berfungsi untuk melindungi kekayaan hayati.

ketinggian dari gunung ciremai
sumber gambar : @cire.mai3078mdpl (instagram)

Gunung Ciremai tergolong dalam gunung soliter, maksud dari soliter yaitu gunung yang terpisah dengan gunung-gunung lainnya.

Pada tanggal 19 Oktober 2014 berdasarkan SK Menhut RI No. 424/Menhut-ll/2004 di ubahnya status hutan lindung di Gunung Ciremai menjadi kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC).

Gunung Ciremai banyak diminati oleh para wisatawan maupun para pendaki. Jika ingin mendaki ke puncak gunung ini terdapat 4 jalur pendakian yaitu:

– Jalur via Palutungan
– Jalur via Linggarjati
– Jalur via Linggasana
– Jalur via Apuy

Ke empat jalur tersebut memiliki daya tarik tersendiri. Jika anda pendaki yang ingin melewati trek dengan medan lebih menantang, jalur Linggarjati dan Linggasana yang sangat cocok untuk anda.

Jika anda yang hanya memiliki waktu sedikit, jalur Apuy sangat cocok untuk anda karena jalur ini dikenal sebagai jalur paling pendek.

Jalur yang terakhir yaitu jalur Palutungan sangat disarankan untuk para pendaki pemula karena jalur ini memiliki medan yang lebih landai.

Jalur pendakian via Palutungan

Jalur ini merupakan jalur yang sangat populer dikalangan para pendaki. Jalur pendakian via Palutungan terletak di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat.

Basecamp Palutungan

Untuk menuju ke basecamp aksesnya cukup mudah, dari kota Kuningan menggunakan angkutan umum menuju daerah Resort Cigugur atau Kantor Taman Nasional Gunung Ciremai.

Sebelum melakukan pendakian, para pendaki di wajibkan untuk melakukan pendaftaran yang biasa disebut sebagai  Surat Izin Masuk Kawasan Konservasi (Simaksi) terlebih dahulu di Kantor Taman Nasional Gunung Ciremai. Biaya tiket masuk sebesar Rp.50.000 per orang.

Basecamp menuju Pos 1 Cigowong

pos cigowong gunung ciremai
sumber gambar : @fdiarianto (instagram)

Perjalanan dari basecamp menuju pos 1 hanya memerlukan waktu sekitar 2 jam. Trek yang ada di jalur ini menanjak dan  menyusuri lembah naik turun. Pos 1 ini biasa disebut dengan nama Cigowong.

Di tempat ini terdapat sumber air yang merupakan sumber air terakhir karena perjalanan selanjutnya tidak terdapat sumber air.

Sebaiknya para pendaki menyiapkan logistik air yang sangat cukup. Tak hanya itu tempat ini merupakan lahan luas dengan dikelilingi oleh pepohonan besar, yang bisa digunakan untuk beristirahat. Pos Cigowong bisa untuk mendirikan puluhan tenda.

Pos 1 menuju Pos 2 Kuta

pos kuta gunung ciremai
sumber gambar : @adhelulla79 (instagram)

Untuk menuju pos selanjutnya yaitu Pos 2 yang biasa disebut sebagai pos Kuta hanya memerlukan waktu kurang lebih sekitar 30 menit perjalanan. Trek yang ada di jalur ini menanjak yang membuat para pendaki merasa lelah.

Pos 2 menuju Pos 3 Pangguyangan Badak

pos pangguyangan badak
sumber gambar : @masgonadnin (instagram)

Dari pos 2 menuju pos 3 waktu yang diperlukan sekitar 45 menit perjalanan. Pos ini bisa disebut juga sebagai pos Pangguyangan Badak, trek yang ada di jalur ini lumayan landai namun harus memutar. Terdapat juga trek yang rimbun perlu diwaspadai oleh para pendaki.

Pos 3 menuju Pos 4 Arban

pos arban gunung ciremai
sumber gambar : @doel_awang_awang (instagram)

Pos 3 menuju ke pos 4 memerlukan waktu sekitar 1 jam perjalanan. Pos ini biasa disebut juga sebagai Pos Arban, jalur yang ada di pos ini terbilang cukup melelahkan karena treknya cukup menanjak.

Pos 4 menuju pos 5 Tanjakan Asoy

tanjakan asoy gunung ciremai
sumber gambar : @jjooddhhii (instagram)

Untuk menuju pos 5 hanya memerlukan waktu sekitar 30 menit perjalanan. Pos ini cukup menguras tenaga. Para pendaki biasa menyebut pos ini dengan nama Tanjakan Asoy karena untuk mencapainya para pendaki harus melewati tanjakan yang sangat berat dan liar.

Pos 5 menuju pos 6 Pasanggrahan

pos pesanggrahan gunung ciremai
sumber gambar : @adhelulla79 (instagram)

Jalur yang dilewati dari pos 5 menuju pos 6 treknya masih sama dengan jalur sebelumnya yaitu menanjak yang liar. Pos ini disebut sebagai nama Pasanggrahan. Untuk mencapai pos ini hanya memerlukan waktu sekitar 1 jam perjalanan.

Pos 6 menuju pos 7 Sanghiyang Ropoh

Sanghyang Ropoh gunung ciremai
sumber gambar : @inay85 (instagram)

Untuk menuju pos 7 atau biasa disebut sebagai Pos Sanghiyang Ropoh memiliki trek yang menanjak dan ekstrim dengan bebatuan dan bekas lava.

Di tempat ini terdapat percabangan antara jalur Apuy dari Majalengka. Persimpangan ini disebut Simpang Apuy.

Pos Sanghiyang Ropoh terdapat vegetasi Cantingi dan Adelweiss. Untuk menuju jalur ini hanya memerlukan waktu sekitar 1 jam perjalanan.

Pos 7 menuju pos 8 Goa Walet

pos goa walet gunung ciremai
sumber gambar : @koyanbee (instagram)

Untuk menuju pos 8 atau biasa disebut Goa Walet ini treknya masih sama dengan jalur sebelumnya. Pos ini memiliki lahan yang cukup luas bisa untuk beristirahat dan mendirikan 8 hingga 10 tenda.

Tempat merupakan tempat favorit bagi para pendaki untuk mendirikan tenda dan bermalam. Dari pos 7 menuju pos 8 waktu yang ditempuh sekitar 1 jam perjalanan.

Pos 8 menuju Puncak Gunung Ciremai

puncak gunung ciremai
sumber gambar : @gunungciremai (instagram)

Dari Goa walet menuju puncak gunung membutuhkan waktu sekitar 30 menit perjalanan. Dari puncak ini para pendaki bisa melihat pemandangan daerah Majalengka, Cirebon, Laut Jawa, dan juga Gunung Slamet.

Puncak Gunung Ciremai terdapat kawah atau kaldera yang cukup besar. Tidak hanya itu puncak Gunung Ciremai terdapat batu triangulasi.

Tip mendaki Gunung Ciremai

1. Berolahraga sebelum sebelum mendaki untuk melatih fisik agar kuat.
2. Membawa peralatan mendaki secara lengkap untuk keamanan dan kenyamanan.
3. Membawa persediaan logistik secara cukup.
4  Dilarang membuang sampah sembarangan. Para pendaki diwajibkan menjaga kelestarian alam sekitar Gunung Ciremai.
5. Sebaiknya mendirikan tenda di tempat datar dan usahakan diselimuti oleh pohon atau semak supaya tidak terkena angin gunung secara langsung.

Leave A Reply

Your email address will not be published.

×