BRAMAKHA.COM
Info Gunung dan Wisata

Jalur Pendakian Gunung Binaiya

Jalur Pendakian Gunung Binaiya Yang Menantang

0 255

 

Puncak Gunung Binaiya
Sumber Gambar : dessykatarina (instagram)

Berikut Ini Jalur Pendakian Yang Desa Piliana Atau Dari Sisi Selatan Gunung Binaiya

Gunung Binaiya merupakan Gunung tertinggi di kepulauan Maluku, puncak Binaiya yang memiliki ketinggian sekitar 3.027 mdpl.

Gunung Binaya tepatnya di Pulau Seram Kabupaten Maluku Tengah, pada posisi 30 10 ‘ LS dan 1290 28’ BT.

Gunung ini merupakan Gunung berapi tidak aktif, Jalur pendakian ke puncak Gunung Binaiya terdapat 2 jalur pendakian.

Sisi utara melewati Desa Kanikeh yang membentang dari timur ke barat Pegunungan ini. Desa Kanikeh merupakan Jalur pendakian ke Puncak Gunung Binaiya yang pertama digunakan oleh para pendaki.

Dan pada tahun 2011 komunitas pendakian yang bernama Highcamp The Adventure yang bersama-sama dengan Taman Nasional Manusela, membuka jalur dari sisi Selatan Pegunungan Gunung Binaiya.

Sisi Selatan jalur ini berawal dari Desa Piliana, dan selanjutnya ditetapkan oleh Taman Nasional sebagai jalur resmi yang kedua setelah jalur dari sisi Utara yang melalui Desa Kanikeh.

Jalur dari Desa Piliana ini, mempunyai rute yang cukup beragam, saat awal pendakian para pendaki akan dihadapkan dengan hutan lebat, sungai-sungai, serta tanjakan yang terjal.

Yaputi – Desa Piliana

Desa piliana Gunung Binaiya
Sumber Gambar : Meniksuyani (instagram)

Perjalanan pendakian dimulai dari Desa Yaputih yang merupakan desa yang berada di bibir pantai, atau bisa dikatakan juga dengan 0 meter dari permukaan laut. Waktu yang ditempuh dari Yaputi menuju Desa Piliana yaitu sekitar 4 jam perjalanan.
Jalur pendakian nya yang cukup menanjak dan beberapa kali menyeberangi Sungai yang besar, sungai  yang akan di seberangi oleh para pendaki bernama Sungai Yahe.

Sungai ini Apabila musim kemarau tiba hanya mempunyai lebar sekitar 5 meter serta mempunyai kedalaman sekitar Betis orang dewasa.

Namun di saat musim penghujan tiba sungai Yahe sering terjadi banjir bandang, hingga kedalaman nya bisa mencapai 10 sampai 15 meter, Sungai Yahe akan sulit di seberangi pada musim penghujan.

Desa Piliana – Sungai Yahe Atas

sungai Yahe Gunung Banaiya
Sumber Gambar : tryanha (instagram)

Desa Piliana merupakan Desa kecil, namun penduduknya sangat ramah serta masyarakat  Penganut Agama Kristen yang taat.

Terbukti adanya gereja kecil yang dan selalu ramai dan penuh oleh jemaah pada setiap Misanya.

Di desa Piliana ini para pendaki bisa menginap di rumah Kepala Desa yang biasa disebut dengan Bapak Raja oleh masyarakat sekitar.

Pendakian Gunung Binaiya sebaiknya dimulai pada waktu pagi hari. Setelah para pendaki keluar dari Desa Piliana, Rute yang dilalui para pendaki merupakan jalur Setapak yang akan membawa para pendaki bergerak ke arah kiri dari pegunungan Manusela.

Para pendaki kemudian memasuki hutan yang penuh dengan pohon Sagu serta medan yang turun naik bukit, kemudian menyusuri Sungai Titimula, dan setelah beberapa kali menuruni lembah yang curam, para pendaki akan sampai di sungai yang cukup lebar serta berair jernih.

Sungai Yahe atas Gunung Binaiya
Sumber GAmbar : oki_budiatmojo (instagram)

Sungai ini merupakan sungai Yahe bagian atas. Sangat mudah untuk menyeberangi nya namun apabila banjir bandang datang maka akan lain situasinya, waktu yang ditempuh dari Desa Piliana hingga Sungai Yahe atas lebih kurang 3 jam perjalanan.

Sungai Yahe Atas – Lukuamano

Hutan lumut Gunung Binaiya
Sumber Gambar : hai2dar (instagram)

Setelah dari sungai Yahe atas jalur pendakian akan sangat terjal serta akan memasuki hutan yang lembab dan dipenuhi dengan rotan berduri, serta pepohonan yang besar.

Kemudian melalui tanjakan yang terjal lagi serta jalur akan menurun ke lembah dan kemudian menyeberangi Sungai yang mengalir cukup deras, sungai ini bernama sungai Yamhitala.

Maka disarankan untuk para pendaki untuk berhati-hati dalam melakukan perjalanan pendakian apalagi bagi pendaki pemula.

Para pendaki sebaiknya mengisi air persediaan di sungai ini karena hingga pos selanjutnya, Tidak ada lagi sumber mata air yang tersedia.

Kemudian jalan  Setapak kembali naik dan curam serta lembab dan kanan kiri merupakan jurang yang curam dan terjal.

Jika pendaki tidak berhati-hati bisa terpeleset jatuh ke dalam jurang, keadaan menanjak ini sampai pos perhentian sementara bernama Lukuamano.

Pos Lukuamano merupakan tanah datar ukuran 1×1,5 meter yang berada di pinggir jalur setapak. Jarak yang ditempuh oleh para pendaki dari sungai Yahe atas hingga pos Lukuamano sekitar 4 jam perjalanan.

Lukuamano – Shelter AiMoto

Aimoto Gunung Binaiya
Sumber Gambar : meniksuyani (instagram)

Dari pos Lukuamano jalur yang dilalui para pendaki akan terus menanjak dan curam namun terkadang juga landai dan berbatu kars dan bertanah lembab.

Setelah jalur yang menanjak terdapat Jalan Setapak menurun terjal, serta terdapat sebuah gua kecil di sebelah kiri jalan, dan setelah mendaki tanjakan kecil para pendaki akan menemukan turunan berbatu kars yang cukup curam.

Dan di dasar turunan ini terdapat sungai kecil yang bernama AiMoto, dan setelah menyeberangi Sungai kecil ini para pendaki akan sampai di Shelter Aimoto.

Shelter aimoto Gunung Binaiya
Sumber Gambar : meniksuyani (instagram)

Di tempat ini yang sudah terbangun sebuah shelter sehingga para pendaki tidak perlu mendirikan  Camp lagi.

Shelter ini bisa menampung para pendaki sekitar 15 orang pendaki. Waktu yang dibutuhkan dari Lukuamano hingga ke shelter Ai Moto ini sekitar 2 setengah jam perjalanan.

Shelter Aye Moto – Aiulanusalai

aiulanusalai Gunung Binaiya
Sumber Gambar : 1day_yadi (instagram)

Para pendaki sebaiknya memulai pendakian dari pos Aye Moto sepagi mungkin, dan mengisi persediaan air yang cukup untuk menginap di pos berikutnya, dikarenakan di pos selanjutnya tidak ada sumber air sama sekali.

Jadi di harapakan para pendaki  menyetok air untuk perjalanan 2 hari 1 malam, dikarenakan keadaan jalur pendakian dari Ai Moto yang terus menanjak  terjal dan berbatu kars, jalur seperti ini akan terus berlanjut hingga sampai ke sebuah daratan yang cukup lebar yang bernama Aiulansalai.

Dataran ini merupakan yang merupakan sebuah punggungan. Waktu yang dibutuhkan dari pos Ai Moto hingga ke tempat ini kurang lebih 1 jam perjalanan.

Aiulanusalai – Teleuna

Teleuna Gunung Banaiya
Sumber Gambar : kharisviandi (instagram)

Dari Aiulanusalai hingga Teleuna jalur pendakian masih berupa tanjakan yang terjal dengan kondisi yang sama dari jalur yang sebelumnya, jalurnya masih berada di dalam hutan yang cukup lembab.

Jarak tempuhnya 1 jam perjalanan tergantung dari kondisi para pendaki.

Teleuna – Hihgcamp

Highcamp Gunung Binaiya
Sumber Gambar : meniksuyani (instagram)

Dari pos Teleuna hingga sampai ke high Camp masih berupa tanjakan terjal dan berhutan lebat, jarak yang ditempuh dari Pos Teleuna sampai pos Hihgcamp kurang lebih 1 jam perjalanan.

Pos Higcamp merupakan sebuah dataran kecil yang dipenuhi oleh pohon serta akar yang melintang, pos ini merupakan awal dari punggungan menuju puncak Manukupa.

Manukupa Gunung Binaiya
Sumber Gambar : amrul_asit (instagram)

Dari HighCamp menuju Puncak Manukupa. Jalur ini berapa ada di atas punggungan serta melewati jalur setapak yang ditumbuhi oleh lumut tebal yang menyerupai layaknya karpet serta jalur nya pun sudah landai.

Highcamp – Puncak Manukupa

Jalur pendakian ini lebih landai dan banyak dipenuhi oleh lumut tebal, serta banyak terdapat Kantong semar

Kantong semar Gunung Binaiya
Sumber Gambar : diwiputuhena (instagram)

Tetapi  pendaki harus hati-hati saat melewati jalur ini karena terkadang kaki bisa terperangkap ke dalam lubang yang tersembunyi di bawah lumut tebal. Serta bisa membuat cedera parah jika terperosok ke dalamnya.

Mendekati Puncak Manukupa jalan Setapak berganti dengan batu-batu kars yang cukup tajam, dari sini akan segera terlihat Puncak Gunung Bintang yang menjulang untuk  dilewati.

lumut Gunung Binaiya
Sumber Gambar : nurmaokto (instagram)

Seperti yang sudah diuraikan sebelumnya, selepas Camp Aye Moto tidak ditemukan sumber mata air hingga melewati puncak gunung Bintang, para pendaki hendaknya membawa stok air yang cukup untuk kebutuhan  para pendaki bermalam di camp Isilali.

Serta air cukup untuk para pendaki hingga  sampai di camp Nasapeha di balik gunung Bintang. Jarak tempuh dari Highcamp menuju puncak manukupa sekitar 4 jam perjalanan.

Puncak Manukupa – Camp Isilali

Camp Isilali Gunung Binaiya
Sumber Gambar : oki_budiatmoko (instagram)

Jalur pendakian dari puncak manukupa merupakan jalur yang berbatu kars, dan mulai menurun ke arah Lembah Isilali. Jalan Setapak berbatu dan cukup curam ini menurun terjal di punggungan manukupa yang menuju arah lembah Isilali.

Memasuki Lembah ini pepohonan berlumut dan hutan yang teduh namun berudara dingin akan menyambut para pendaki.

Di tengah-tengah lembah terdapat camp para pencari anggrek. Dan masih tidak ada sumber air di sekitar wilayah ini.

Jadi diharapkan para pendaki membawa persediaan air yang cukup untuk dipakai sepanjang jalur mulai dari Highcamp hingga sampai ke camp Isilali  hingga ke camp selanjutnya yang terletak selepas Gunung Bintang.

Waktu tempuh dari Puncak manukupa hingga Camp Isilali dapat di tempuah selama 1,5 jam.

Camp Isilali – Puncak Gunung Bintang

Gunung Bintang Gunung Binaiya
Sumber Gambar : radengilangrp (instagram)

Jalur ini merupaka jalur yang melehakan bagi para pendaki, dikarenakan para pendaki akan melewati jalur yang konturnya naik dan turun Punggungan Gunung yang berbatu Kars yang cukup tajam.

Serta berbahaya jika tidak berhati – hati kaki para pendaki bisa terluka terkena batu – batu kars ini. Usahakan pendakian dilakukan sepagi mungkin dari camp Isilali.

Setelah tanjakan curam di saat keluar dari camp Isilali maka jalur terus berada di punggungan gunung yang terbuka serta naik dan turun pegunungan.

Sesekali jalan akan masuk kehutan yang di penuhi oleh pohon Cantigi yang rimbun. Waktu tempuh yang di perlukan pendaki dari Camp Isilali sampai ke puncak Gunung Bintang sekitar 3,5 jam.

Puncak Gunung Bintang – Nasapeha

camp nasapeha Gunung Binaiya
Sumber Gambar : vince_hutagalung (instagram)

 Puncak ini berupa daratan yang cukup luas untuk sekedar melepas lelah para pendaki, namun selepas puncak Gunung Bintang para pendaki akan di hadapkan pada jalan yang menurun terjal serta berbatu kars serta jurang yang terdapat di kanan dan kiri jalur pendakian.

Setelah scrambling mengitari Punggungan Gunung Bintang yang turun tajam pendaki akan kembali masuk ke rimbunan Cantigi. Serta Vegetasi puncak serta terus mendaki.

Dilanjutkan berbelok kearah kiri dan menurun jalur akan berubah menjadi lembab serta becek yang akhirnya sampai di camp Nasapeha

Nasapeha merupakan daratan yang tidak begitu luas namun ada sumber air Genangan yang di fungsikan sebagai tempat minum Rusa.

airnya yang berwarna coklat kehitaman yang mungkin disebabkan oleh tanah sekitar yang berwarna hitam. Air ini berasal dari pepohonan yang berada di sekitar lembah.

Lebih baik sebelum menggunakan air ini para pendaki di sarankan untuk menyaringnya terlebih dahulu.

Jarak yang dimpih oleh para pendaki dari camp Puncak Gunung Bintang menuju ke camp Nasapeha sekitar 2,5 jam.

Nasapeha – WayFuku

wayfuku Gunung Binaiya
Sumber Gambar : radengilangrp (instagram)

Jalur ini merupakan jalur yang menanjak yang cukup curam maka untuk para pendaki diharapkan agar selalu berhati hati dalam melangkah.

Keluar dari area lembah ini pendaki akan disambut oleh jalur berbatu kars. Di daerah punggung gunung jalurnya akan kembali naik turun serta tetap dengan berbatu kars yang tajam.

Mendekati Puncak Gunung Binaiya pendaki akan bertemu dengan padang rumput dan tanaman perdu dan sering dijumpai kawanan rusa yang mencari makan di daerah ini.

Para pendaki kemudian kan memasuki daerah yang banyak ditumbuhui pohon pakis, Pohon ini merupaka tanaman Endemik khas pegunungan Binaiya yang tidak ditemukan di pegunungan lainnya.

Perbedaan pakis kayu yang terdapat di pegunungan lainnya yaitu Batang pohon Pakis Binaiya ini mempunyai batang keras mirip kayu.

hutan pakis Gunung Binaiya
Sumber Gambar : chekincekz (instagram)

Selepas dari kawasan Pakis binaiya ini para pendaki akan sampai di puncak tertinggi  kedua dari Puncak Gunung Binaiya.

Jarak tempuh yang ditempuh para pendaki dari nasapeha hingga puncak kedua ini dapat  ditempuh selama 1,5 jam.

Dari sini pendaki akan menurun ke sebuah sadel dan tepat di dasar sadel terdapat 3 buah telaga, tempat ini sering dianamakan dengan camp Wayfuku.

Lokasi ini terbuka dan bisa melihat pemandangan kesegala arah serta bisa melepas lelah, terdapat sumber air di tempat ini yang berupa genangan air hujan.

Wayfuku – Puncak Binaiya

puncak Binaiya Gunung Binaiya
Sumber Gambar : anis_asmawati (instagram)

Dari Wayfuku menuju Puncak Gunung Binaiya jalan yang dilewati berupa jalan setapak dan menanjak. Di Puncak Binaiya terdapat juga genangan air serta jalan menurun kearah jalur sisi utara yaitu Kanikeh.

Dibutuhkan waktu 3 jam perjalan bagi para pendaki dari Wayfuku menuju puncak Gunung Binaiya ini.

Jalur Pendakian Desa Kanikeh Atau Dari Sisi Utara Gunung Binaiya

Jalur sisi utara yang melewati Desa Kanikeh belum banyak yang mengulas, jadi untuk jalur ini belum bisa diunggah karena minimnya informasi tentang jalur pendakian menuju puncak Gunung Binaiya.

Leave A Reply

Your email address will not be published.

×